Pengalaman Menggunakan YouTube untuk Belajar
Sebagai salah satu pengguna YouTube selama bertahun-tahun,
saya bisa bilang kalau YouTube sangat bermanfaat untuk membantu kegiatan
pembelajaran kita. YouTube yang sebagai wadah mengunggah video-video, tetapi
YouTube juga sebagai sarana ilmu juga. Sebagai pelajar, mengikuti les memang
sangat bermanfaat (apalagi yang sedang mempersiapkan untuk ujian), tetapi
nonton video di YouTube juga dapat membantu kita. YouTube adalah tempat berbagi
dan nonton berbagai video untuk semua orang di dunia, video-video untuk belajar
pun juga termasuk.
Pengalaman saya, yaitu sebagai pelajar, seringkali merasa
kesulitan jika mengerjakan suatu soal di mata pelajaran tertentu. Ketika saya
sedang mengerjakan soal dan tidak ada orang sekitar yang dapat saya tanyakan
untuk membantu saya, saya melakukan pelarian ke YouTube. Misalkan, jika saya
kesusahan Matematika, saya mencari video di YouTube mengenai mata pelajaran
tersebut, dan butuh bantuan di bab apa. Ketika menekan tombol Search, banyak
sekali video yang muncul mengenai bab yang ingin dibahas. Akan muncul video
tutorial, atau satu bab dibahas dalam satu video. Sebagai salah satu tips dari
saya, jika ingin mencari video yang bagus dan mudah dimengerti, perhatikan views
suatu video. Jika views dan yang menyukai video banyak, video
tersebut bisa jadi membantumu. Tergantung kalian saja sebenarnya, apakah video
itu dapat kalian mengerti atau tidak.
Singkatnya dari blog ini, bagi kalian yang masih belum tahu,
YouTube dapat menjadi tempat ilmu untuk semua orang, bukan hanya sebagai tempat
video-video viral, atau pun tempat untuk menghibur diri. Tentu YouTube dapat
digunakan untuk semua umur, mau balita; remaja; dewasa; lansia pun dapat
mengakses YouTube. Tetapi setiap dari mereka harus tahu konten YouTube apa yang
cocok untuk mereka. Terutama bagi balita dan remaja. Maka dari itu, YouTube
tidak boleh disalahgunakan. Untuk balita dan remaja, orang tua harus mengawasi
apa yang ditonton mereka. Jangan sampai konten video di YouTube yang tidak
senonoh mencemari kejernihan otak mereka.
Komentar
Posting Komentar